Selamat datang di Blog SMAN 1 CLURING

Rabu, 05 Mei 2021

BERBAGI DAN BERSEDEKAH BERSAMA PAPI SMARING DAN DEWAN AMBALAN SMARING

Smaring (6/5/2021) - Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa bagi umat muslim. Di bulan ini, nilai ibadah diganjar seribu kali lipat dibandingkan bulan biasanya. Beribu keutamaan ditawarkan di bulan Ramadhan, pahala diobral, serta ampunan Allah dibuka selebar-lebarnya.

    Sedekah menjadi salah satu ibadah yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan. Bersedekah di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat.

    Bersedekah memiliki sejumlah keutamaan, tidak hanya bagi si penerima, namun juga bagi yang menyisihkan hartanya. Orang yang bersedekah akan senantiasa merasa tenang hatinya. Terlebih dalam kondisi pandemi covid-19, ada banyak orang yang membutuhkan bantuan.

Hal inilah yang melatarbelakangi beberapa stake holder di Smaring yakni Ikatan Putra-Putri Smaring (PAPI SMARING) dan juga Dewan Ambalan (DA) smaring melakukan kegiatan sosial diantaranya bagi-bagi takjil dan sembako. 

Kegiatan ini tidak semata-mata sekedar ikut-ikutan saja, namun kegiatan ini dimaksudkan guna menanamkan jiwa empati, simpati yang tulus untuk membantu sesama. Meskipun tak banyak yang diberikan dalam kegiatan tersebut, paling tidak para siswa disini diajarkan untuk saling peduli terhadap sesama. (hen_d)









                                                                        (doc_teamhd_smaring@2021)

SEMPURNAKAN PUASA DENGAN ZAKAT FITRAH

 Smaring (6/5/2021) - Zakat fitrah adalah zakat yang harus ditunaikan bagi seorang muzakki yang telah memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan ramadhan menjelang idul fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum sholat idul fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya.
Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Oleh karenanya, tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa.
Zakat fitrah hukumnya wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu. Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebesar satu sha’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya atau 3,5 liter beras yang disesuaikan dengan konsumsi per-orangan sehari-hari. Ketentuan ini didasarkan pada hadits sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah mewajibkan membayar membayar zakat fitrah satu sha’ kurma atau sha’ gandumkepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak, dan orang dewasa dari kaum muslim.
Di SMAN 1 Cluring melalui OSIS SMAN 1 Cluring telah melaksanakan pengumpulan Zakat Fitrah yang dilaksanakan sejak tanggal 26 April - 6 Mei 2021. Sebanyak 559 siswa Smaring telah mengumpulkan zakat fitrahnya melalui Amil Zakat yakni pengurus OSIS SMARING.Selanjutnya pada tanggal 7 Mei nanti zakat fitrah tersebut akan disalurkan kepada penerima zakat yang ada disekitar sekolah dan masyarakat kurang mampu lainnya. (hen_d)




(doc_teamhd_smaring@2021)





DUTA SAINS SMARING IKUTI DESIMINASI KONTEN PENGUATAN LITERASI 2021

Smaring (6/5/2021) -  Duta Sains Smaring berkesempatan mengikuti kegiatan Deseminasi Konten Penguatan Literasi Sains Melalui Inovasi Layanan Modis Pisan. Kegiatan yang bertempat di Aula UNTAG Banyuwangi tersebut dilaksanakan pada Selasa (4/5/2021) yang lalu. Sebanyak 10 orang perwakilan Duta Sains dari Smaring ikut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK-IPA).

Selain diikuti oleh para Duta Sains, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Guru Mata Pelajaran IPA mulai dari SD,SMP, dan SMA se Kabupaten Banyuwangi. PPPPTK IPA juga berkolaborasi bersama LPMP dengan menggerakkan Duta Sains dan Guru IPA dalam mempromosikan kegiatan terkait sains dan program-program peningkatan komptensi Guru bidang IPA diwilayahnya masing-masing dengan bentuk kegiatan yang dilakukan adalah dengan mengadakan penguatan literasi sains kepada siswa.

Bentuk lain dari kegiatan tentang sains yang dilakukan PPPPTK IPA adalah inovasi layanan Mobil Pendidikan Semua Pintar Sains (Modis Pisan), yaitu pengembangan dari mobil keliling yang merupakan sebuah layanan bagi masyarakat umum untuk mengenalkan konsep sains dalam bentuk demonstrasi sains dan pemutaran media audio video (video dan film) yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Agar Modis Pisan bisa dinikmati di beberapa wilayah, maka PPPPTK IPA mengadakan Desiminasi Konten Penguatan Literasi Dains melalui Inovasi Layanan Modis Pisan.

PPPPTK IPA mempunyai Duta Sains atau alumni peserta Diklat terbaik yang tersebar di beberapa Wilayah Kab/Kota di Indonesia, untuk itu dalam rangka mendiseminasikan inovasi layanan tersebut, diharapkan Duta Sains dapat diberdayakan oleh LPMP dan juga Dinas Pendidikan dalam mempromosikan kegiatan terkait sains dan juga melaksanakan pengimbasan hasil peningkatan kompetensi guru IPA yang mereka peroleh sebelumnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendiseminasikan inovasi layanan Modis Pisan berikut konten penguatan literasi sains kepada widyaiswara/widyaprada LPMP dan guru jenjang SD,SMP dan SMA 12 Provinsi. Adapun manfaat kegiatan ini adalah terdesiminasikannya inovasi layanan Modis Pisan berikut konten penguatan literasi sains kepada Widyaiswara/Widyaprada dan guru dari jenjang SD, SMP dan SMA di 12 Provinsi. Dan tujuan akhir dari rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat siswa terhadap sains.(hen_d). sumber : https://p4tkipa.kemdikbud.go.id/berita/detail/








Senin, 03 Mei 2021

SMARING UJI COBA ABSENSI CARD DAN SUHU TUBUH

 Smaring (3/5/2021) - Sebagai bentuk upaya sekolah meningkatkan layanan pendidikan,beberapa waktu yang lalu Smaring melakukan Uji Coba Mesin Absensi dan Deteksi Suhu Tubuh dengan menggunakan Kartu (Card). Untuk sementara ini absensi dalam bentuk Card tersebut masih diujicobakan kepada 35 siswa yang nantinya semua siswa di SMAN 1 Cluring akan menggunakan Card tersebut sebagai moda Absensi siswa yang juga nantinya terintegrasi dengan Kartu Pelajar, dan Kartu Anggota perpustakaan. 

Dalam Tahap Uji Coba ini masih terus dilakukan perbaikan-perbaikan sistem yang ada, sehingga nantinya jika semua sistem telah terintegrasi maka Card tersebut akan segera di berikan kepada seluruh siswa. (hen_d).










268 SISWA SMAN 1 CLURING DINYATAKAN LULUS

 Smaring (3/5/2021) - Sebanyak 268 Siswa / Siswi SMAN 1 Cluring Kelas XII Tahun Pelajaran 2020/2021 yang terdiri dari Program MIPA dan IPS dinyatakan LULUS 100 %. Hal ini bedasarkan Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Cluring - Banyuwangi Nomor : 423.5/4708/101.6.7.3/2021 tertanggal 3 Mei 2021. Dasar penetepan kelulusan siswa kelas XII TP. 2020/2021 SMA Negeri 1 Cluring adalah : 

1. Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan Nasional

2. Permen nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan

3. Surat edaran Mentri Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19

4. Permendikbud RI nomor 53 Tahun 2015 tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah

5. Surat edaran Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa darurat penyebaran Covid-19

6. Surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur nomor : 420/2011/101.1/2020 tentang perpanjangan pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 pada satuan pendidikan

7. Hasil Rapat dewan guru tanggal 30 April 2021

Bedasarkan hal tersebut diatas maka sebanyak 268 Siswa SMA Negeri 1 Cluring Kelas XII Tahun Pelajaran 2020/2021 dinyatakan LULUS 100 %.(hen_d). 








                                                                                    (doc_teamhd_smaring@2021)

























Upacara Bendera Dalam Rangka Hardiknas 2021

Smaring (3/5/2021) - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas ) yang jatuh pada Tanggal 2 Mei 2021 diperingati di SMA Negeri 1 Cluring dengan melaksanakan Upacara Bendera. Acara tersebut dilaksanakan dengan cukup sederhana namun khikmad yang diikuti oleh Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) dan perwakilan siswa (Pengurus OSIS). 


Dalam upacara Hardiknas Tahun ini yang mengambil Tema "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar" tersebut yang bertindak sebagai Inspektur Upcara adalah Drs. Makhrus (Wakasek Kesiswaan) yang mewakili Kepala SMAN 1 Cluring. Dalam amanat Mentri Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan oleh Inspektur upacara Mentri Pendidikan menyampaikan "pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, serta terwujudnya kemerdekaan belajar yang sejati. Hari ini adalah momen yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki. Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang".(hen_d).









(doc_teamhd_smaring@2021)


Senin, 26 November 2018

SMARING LAKSANAKAN PPKS 2018

Drs. Istu Handano, M.Pd (KacabdinBwi)
Smaring - Pada Senin ini (26/11) SMAN 1 Cluring melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun 2018. Dalam kesempatan tersebut tidak hanya Kepala SMA Negeri 1 Cluring Dra. ADDINIYAH saja sebagai Kepala Sekolah yang dinilai kinerjanya, akan tetapi semua perangkat 8 (delapan) standar pendidikan turut juga di nilai oleh Tiga orang pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Ketiga orang pengawas yang menilai dalam PKKS diantaranya adalah, Drs. Ashadi, M.Pd, Kasmuri, S. Pd, M.Si, dan Drs. Siswaji, M.Pd. 
Dalam kegiatan PPKS tersebut juga dihadiri oleh Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi yakni Drs. ISTU HANDONO, M.Pd, yang juga memberikan arahan tentang kinerja kepala sekolah yang perlu didukung oleh semua Stake Holder yang ada di Smaring ini, agar supaya cita-cita untuk menjadikan smaring menjadi sekolah uggul dalam bidang Iptek yang dilandasi oleh Iman dan Taqwa bisa terwujud.
 
Maksud dan tujuan dilakukannya Penilain Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) tersebut adalah :
  1. Memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan supervisi/pengawasan pada sekolah yang dipimpinnya.
  2. Memperoleh data hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai peminpin sekolah.
  3. Menentukan kualitas kerja kepala sekolah sebagai dasar dalam promosi dan penghargaan yang diberikan kepadanya.
  4. Menentukan program peningkatan kemampuan profesional kepala sekolah dalam konteks peningkatan mutu pendidikan pada sekolah yang dipimpinnya.
  5. Menentukan program umpan balik bagi peningkatan dan pengembangan diri dan karyanya dalam konteks pengembangan karir dan profesinya.
Hasil penilaian kinerja akan bermanfaat bagi kepala dinas pendidikan dalam menentukan promosi, penghargaan, mutasi dan pembinaan lebih lanjut.

Aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja kepala sekolah dapat mencakup tiga dimensi yakni: 
(a) komitmen terhadap tugas, 
(b) pelaksanaan tugas, dan 
(c) hasil kerja. Komitmen terhadap tugas sebagai aktualisasi dari kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial kepala sekolah. 
Pelaksanaan tupoksi sebagai aktualiasi dari kompetensi manajerial, kompetensi supervisi dan kompetensi kewirausahaan yang dimiliki kepala sekolah Sedangkan hasil kerja merupakan dampak dari pelaksanaan tugas pokok kepala sekolah sebagai refleksi dari semua dimensi kompetensi kepala sekolah.
Berkenaan dengan tugas pokok kepala sekolah ini, pada semua jenjang pendidikan tugas kepala sekolah akan mencakup tiga bidang, yaitu:
 (a) tugas manajerial, 
(b) supervisi dan 
(c) kewirausahaan.

Sekolah secara efektif dan efisien. Tugas manajerial ini meliputi aktivitas sebagai berikut: (1) menyusun perencanaan sekolah; (2) mengelola program pembelajaran; (3) mengelola kesiswaan; (4) mengelola sarana dan prasarana; (5) mengelola personal sekolah; (6) mengelola keuangan sekolah; (7) mengelola hubungan sekolah dan masyarakat; (8) mengelola administrasi sekolah; (9) mengelola sistem informasi sekolah; (10) mengevaluasi program sekolah; dan memimpin sekolah.
Selain tugas manajerial, kepala sekolah juga memiliki tugas pokok melakukan supervisi terhadap pelaksanaan kerja guru dan staf., dengan tujuan untuk menjamin agar guru dan staf bekerja dengan baik serta menjaga mutu proses maupun hasil pendidikan di sekolah. Dalam tugas supervisi ini tercakup kegiatan-kegiatan: (1) merencanakan program supervisi; (2) melaksanakan program supervisi; dan (3) menindaklanjuti program supervisi.
Di samping tugas manajerial dan supervisi, kepala sekolah juga memiliki tugas kewirausahaan. Tugas kewirausahaan ini tujuannya adalah agar sekolah memiliki sumber-sumber daya yang mampu mendukung jalannya sekolah, khususnya dari segi finansial. Selain itu juga agar sekolah membudayakan perilaku wirausaha di kalangan warga sekolah, khususnya para siswa.
Untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut, seorang kepala sekolah dituntut memiliki sejumlah kompetensi. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah telah ditetapkan bahwa terdapat 5 (lima) dimensi kompetensi yang seyogyanya dikuasai oleh kepala sekolah, yaitu: (a) kompetensi kepribadian, (b)  kompetensi manajerial, (c) kompetensi kewirausahaan, (d) kompetensi supervisi, dan (e)kompetensi  sosial.(a1/hen/18).

sumber; https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/04/17/konsep-penilaian-kinerja-kepala-sekolah/








 Fotoby; Hendra_dempaq@2018



Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites